Sabtu, 21 Desember 2013


Masyarakat madani

Dalam negara indonesia ini terdiri dari bermacam-macam suku bangsa dan agama, begitu juga peran pemrintah yang sangat urgen dalam negara ini, salah satu peranny adalah mempersatukan masyarakat indonesia. Semboyan bangsa Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Kebhinekaan nya inilah yang melahirkan suatu konsep bersatu dalam perbedan.
 

Mayarakat madani adalah   suatu kelompok atau tatanan masyarakat kecil yang berdiri dihadapan penguasa negara, memiliki ruang publik dalam menyalurkan aspirasi terhadap pemerintah yang dinaungi oleh suatu lembaga tertentu. ciri-ciri masyarakat madani adalah : 
·         Pemerintah berkehendak berdasarkan kepentingan masyarakat
·         Adanya pemisah atau pembagian kekuasaan pemerintah
·         Adanya tanggung jawab dalam pelaksanaan pemerintahan
·         Swadaya dalam kegiatan
·         Bergerak dalam bidang sosial
·         Menghargai keragaman
 Dari beberapa ciri tersebut, kiranya dapat dikatakan bahwa masyarakat madani adalah sebuah masyarakat demokratis dimana para anggotanya menyadari akan hak-hak dan kewajibannya dalam menyuarakan pendapat dan mewujudkan kepentingan-kepentingannya; dimana pemerintahannya memberikan peluang yang seluas-luasnya bagi kreatifitas warga negara untuk mewujudkan program-program pembangunan di wilayahnya. Namun demikian, masyarakat madani bukanlah masyarakat yang sekali jadi, yang hampa udara, taken for granted. Masyarakat madani adalah konsep yang cair yang dibentuk dari poses sejarah yang panjang dan perjuangan yang terus menerus. Bila kita kaji, masyarakat di negara-negara maju yang sudah dapat dikatakan sebagai masyarakat madani, maka ada beberapa prasyarat yang harus dipenuhi untuk menjadi masyarakat madani, yakni adanya democratic governance (pemerintahan demokratis) yang dipilih dan berkuasa secara demokratis dan democratic civilian (masyarakat sipil yang sanggup menjunjung nilai-nilai civil security; civil responsibility dan civil resilience). 

Peran lembaga swadaya masyarakat dalam mewujudkan masyarakat madani sangat penting, sebagai wadah penyaluran aspirasi tentang sistem kerja pemerintah. Demokratisasi yang menjadikan masyarakat ikut mengatur tentang kepentingan negaranya, dan sabagai kontrol dalam pemrintahan. Supermasi hukum. Lemahnya hukum di Indonesia ini yang menjadi tugas pemrintah. Pemerintah harus memperbaiki hukum di Indonesia. Hukum harus berlaku untuk siapapun dan setiap orang berhak atas keadilan. Hukum di Indonesia tidak pandang bulu kepada siapapun. 

BIOGRAFI LUPITA


Pada artikel kali ini, saya akan memperkenalkan diri saya. Nama saya adalah Wahyu Lupita Sari. Menurut saya, Wahyu Lupita Sari adalah nama yang sangat indah yang merupakan sebuah doa dari orang tua saya. Maknanya yang begitu indah, Begitu juga harapan yang indah orang tua saya kepada saya. WAHYU berasal dari bahasa Arab yang berarti suatu anugrah. LUPITA berasal dari bahasa Spanyol yang berarti pandai, modis, sopan, tenang, berwawasan luas, tidak mudah dibodohi, penuh kesibukan, penuh semangat. Sari uang berasal dari Bahasa Indonesia yang mempunyai arti bunga, bunga yang identik dengan seorang perempuan atau identik dengan feminismenya. Jadi bisa di artikan Wahyu Lupita Sari adalah anugrah dari tuhan seorang gadis yang cantik dengan segala kebikannya. Waw.. begitu indah nama yang diberikan orangtua saya, ini merupakan suatu doa dan tentunya motivasi untuk saya. Terimakasih ya Rabb telh memberikan orangtua yang begitu sangat menyayangi saya...

Saya lahir pada 18 mei 1995 di kota Mojokerto. saya anak pertama dari 4 bersaudara. adik kedua saya bernama Dwi Wahyu Rizkiyanti, yang ketiga bernama Bagus Wahyu Saputra, dan yang terakhir barnama Wahyu Aditya Wardana. Kata WAHYU mungkin sering terdengar di nama-nama adik-adik saya. Wahyu ini berasal dari nama ayah saya, yaitu Eko Wahyudi dan Ibu saya bernama Winarsih.Saya sekarang tinggal di kota Jombang bersama keluarga saya.

Berikut riwayat pendidikan saya. Mengawali pendidikan saya, pada usia 5 tahun saya bersekolah di taman kanak-kanak di kota madiun. Setelah selesai di sekolah taman kanak-kanak, saya ikut bersama bibi saya di kota Sidoarjo. Setelah lulus Sekolah dasar, saya melanjutkan sekolah pertama di kota Jombang. Pada sekolah menengah atas, saya lebih memilih memasuki sekolah kejuruan di tengah-tengah kota jombang dan memilih akuntansi sebagai jurusan yang saya tekuni. Lulus dari sekolah menengah kejuruan, saya melanjutkan pendidikan di sebuah perguruan tinggi islam negeri di Surabaya.

Saat ini saya sedang mennempuh perkuliahan semester satu. Usia yang masih seumur jagung dalam perkuliahan. Saya akan menceritakan sejarah saya hingga saya memutuskan untk melanjutkan studi di UINSA surabaya. Saat lulus SMK dan menunggu pengumuman kelulusan, keinginan hati ingin bekerja akhirnya ksampaian juga, yah meskipun hanya beberapa bulan saja. Saya ditawari untuk bekerja disebuah kantor notaris, sayapun tidak menolak, yah itung-itung belajar mandiri hehhe... setelah 2 bulan berlalu, saya terpaksa harus berhenti dalam pekerjaan itu karena orangtua saya lebih menghendaki saya untuk melanjutkan studi saya di sebuah universitas di surabaya. Akhirnya saya menuruti apa yang diperintahkan orangtua saya, saya pindah kerumah bibi saya di sidoarjo untuk mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru. yah.. meskipu dengan hati yang tidak begitu sejalan tapi saya tetap berusaha ikhlas terhadap keputusan orang tua dengan berfikir bahwa semua ini akan ada hikmahnya.

Keinginan hati ingin bekerja dan ambisi pun semakin memuncak, ketika ada lowongan perekrutan polisi khusus keret api, saya tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Saya segera melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan. Mulai dari tes kesehatan tahap awal, saya ikuti dan saya lolos di daerah oprasi 7 (Madiun). Untuk seleksi selanjutnya adalah tes adminstrasi, alhamdulilah saya lolos juga. Semakin besar saja semangat saya. pada Tes berikutnya adalah tes psikologi, saya segera berangkat ke kota Madiun. Puji syukur kepada tuhan atas segala kemudahannya, saya lolos dlam tahap ini. Dan yang selanjutnya adalah tes kesamaptaan dan parade, pada tahap inilah dewi fortuna belum memihak kepada saya. Saya gagala ditahap ini. Padahal kurang satu tahap lagi saya mejadi polisi wanita khusus kereta api. Begitu terkejutnya saya ketika tidak tercantum nama saya dalam pengumuman kelulusan seleksi itu. Tapi saya berusaha membesarkan hati dan ikhlas terhadap kenyataan dan saya menyadari bahwa usaha yang baik tidak akan sia-sia. kegagalan ini tidak membuat ambisi saya terhenti begitu saja.

Setelah kegagalan itu, saya mendapat pengumuman bahwa saya lolos dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru di IAIN Sunan Ampel Surabaya. Saya cukup bersyukur dengan berita itu, meskipun tidak sesuai keingina hati, tapi mugnkin ini jalan yang terbaik dari tuhan untuk saya. Saya belajar ikhlas dan menjalani dengan sebaik-baiknya atas pilihan tuhan ini, tentunya dengan doa dan harapan yang baik untuk kedepannya.

Dengan masuknya saya di UINSA Surabaya, bukan berarti saya berhenti dengan ambisi saya yang pertama. Saya masih berharap dengan dunia kemiliteran, berharap bisa masuk dan menekuni dunia itu. Hingga saat ini saya masih mempertahankan ambisi saya, meskipun banyak orang yang tidak sependapat dengan saya. Saya berfikir, 4 tahun lagi saya akan melanjutkan mimpi saya yang telah tertunda, dan untuk saat ini saya mencari ilmu dengan sebaik-baiknya :) . 4 tahun yang akan datang, saya yakin, saya bisa mewujudkan mimpi saya yang tertunda itu. Maka dari itu, mulai sekarang saya mempersiapkan semuanya untuk masa depan saya, ambisi tetap kuat, tapi saya tetap mewakilkan semua urusan saya kepada ALLAH SWT. Jika saya tidak bisa mengabdi pada negara melalui dunia militer, saya masih bisa mengabdi dengan dunia pendidikan. Sekian sedikit pengalaman dan cerita diri saya, terimakasih atas segala keluangan waktunya utnuk membaca blog ini :)

Good Governance


Negara Indonesia mempunyai sistem pemerintahan yang tertera dalam UUD '45, yaitu sebagai berikut :
  • Indonesia adalah negara hukum 
  • kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat
  • kekuasaan kepala negara tidak terbatas
  • mentri ialah pembantu presiden 
  • presiden tidak bertanggung jawab pada DPR
 Dalam suatu negara pasti ada pemerintah yang berdaulat, salah satu tugas pemerintah adalah memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemerintah yang mempunyai kuasa untuk mengatur warga negaranya agar menjadi masyarakat yang beradab. Pelaksanaan tugas pemerintah tersebut dikatakan baik jika dilakukan dengan efektif, efisien dan responsif terhadap kebutuhan rakyatnya serta transparan terhadap masyarakat. 

Dari segi moral dan etika, bisa kita lihat betapa menyedihkannya negara Indonesia ini, korupsi yang semakin merajalela. Apakah ini pantas dilakukan oleh wakil-wakil rakyat yang seharusnya menjadi contoh masyarakat. Korupsi ini seakan menjadi budaya dalam dunia pejabat negara ini. Meskipun MPR mengamanatkan agara lebih gencar memberantas korupsi, tapi tidak semakin surut bahkan semakin marak. 

Tindak pidana korupsi semakin sulit diberantas karena dunia peradilan pun tak luput dari indikasi kurupsi. Dalam situasi seperti ini sulit untuk memberantas korupsi karena hukum dikalahkan oleh kekuasaan . Dengan kekuasaan penguasa dapat menyalahgunakan untuk kepentingan pribadi, golongan maupun kelompoknya.

Pemerintah yang tidak menyadari tugasnya sebagai pengayom masyarakat agar terciptanya kesejahteraan masyarakatnya, menyebabkan terganggunya kondisi ekonomi masyarakat semakin terpuruk. Keterpurukan inilah yang menyebabkan masyarakat bersifat apatis untuk menumbuhkan jalan pintas dalam mendapatkan penghasilan secara instan. Cara ini semakin memperburuk keadaan mental dan kepribadian generasi muda serta budaya bangsa yang semakin menurun.

Kurangnya penegakan hukum atau bisa dikatakan turunnya kewibawaan lembaga hukum di Indonesia ini menyebabkan turunnya moral dan budaya bangsa Indonesia. Penegakn hukum berdasarkan norma yang berasaskan pancasila, sudah seharusnya dilaksanakan, karena pancasila merupakan falsafah dalam kehidupan masyarakat indonesia.